TEHERAN - Hacker Iran mengklaim telah membobol situs milik agen rahasia Israel, Mossad sebagai bentuk protes atas penyerangan militer Israel ke Jalur Gaza.
Seperti dilaporkan Anspress, Sabtu (10/1/2009), kelompok hacker Iran, Ashineyah mengatakan berhasil mengacak-acak situs milik Mossad yang beralamat di www.mossad.gov.il/.
Aksi peretasan membuat situs itu berhenti beroperasi sekira dua jam lebih. Akibatnya, intelijen Israel tak dapat mengakses situs tersebut.
Ketegangan yang terjadi di Jalur Gaza telah memicu kemarahan masyarakat di seluruh belahan dunia, termasuk di dunia maya. Tercatat sekira 10.000 situs di internet khususnya yang berdomain .il menjadi sasaran para hacker untuk melampiaskan kemarahan atas serangan tersebut.
Bahkan kelompok hacker yang menamakan diri Cold Z3ro mengklaim telah menyusupi sekira 5.000 situs.
Hingga saat ini, Israel belum menghentikan serangannya ke Jalur Gaza. Jumlah korban tewas serangan Israel sejak 27 Desember 2008 hingga� 9 Januari mencapai 757 orang, dan sebagian besar adalah anak-anak. Tercatat pula ribuan warga sipil menjadi korban luka-luka
TOKYO - Sebuah perusahaan di Jepang telah mengembangkan sebuah robot keamanan. Meski berukuran kecil, namun jangan ragukan kemampuannya dalam menjaga gedung.
Perlahan tapi pasti, pekerjaan manusia akan tergantikan oleh robot. Sebab, perusahaan termasuk Co Ltd dan Alacom Co Ltd yang berbasis di Jepang membuat robot yang mampu menjaga keamanan layaknya seorang satpam. Robot yang bernama T-34, saat ini sudah dapat dalam bentuk prototipe-nya, dan siap diproduksi untuk dipasarkan.
Dari segi fisik, T-34 lebih mirip dengan vacum cleaner yang dipasang 4 roda dikedua sisinya. Meski ukurannya kecil jangan ditanya kecepatannya, karena T-34 bisa melaju hingga 10km/jam. Sensornya pun mampu menangkap segala tindak tanduk yang mencurigakan.
Namun, satpam robot ini tidak diketahui apakah dilengkapi senjata api seperti pada umumnya seorang satpam, yang jelas T-34 dilengkapi jaring yang siap menangkap para penjahat atau orang mencurigakan. Demikian yang dilaporkan Japan Today, Jumat (23/1/2009).
Kecanggihan yang lainnya adalah, T-34 mampu digerakan dari jarak jauh melalui ponsel. Dan pastinya, sensor alarm gedung yang langsung terhubung dengan robot ini